AI

xAI Hapus Semua Data Coding Grok Build, Default Retensi Dimatikan

xAI mengumumkan penghapusan seluruh data coding Grok Build yang sebelumnya disimpan dan mematikan default retensi data sejak 12 Juli 2026.

Oleh Tim Editorial

xAI Hapus Semua Data Coding Grok Build, Default Retensi Dimatikan
techcult.com

xAI melalui akun resmi @SpaceXAI menyatakan bahwa Grok Build telah sepenuhnya menghormati kebijakan zero data retention (ZDR) sejak peluncuran. Semua pengguna selalu memiliki kemampuan untuk menonaktifkan unggahan data melalui CLI, dan pilihan tersebut dihormati. Dalam pengumuman yang dipublikasikan pada 21 Juli 2026, xAI mengakui bahwa pada beta awal, retensi data diaktifkan secara default untuk pengguna non ZDR. Berdasarkan masukan pengguna, kebijakan ini kemudian diubah. Langkah terbaru mencakup penghapusan seluruh data coding yang sebelumnya disimpan, pengaturan default retensi menjadi nonaktif, serta penyediaan harness sumber terbuka. xAI menegaskan bahwa dengan langkah langkah ini, Grok Build melampaui produk coding utama lainnya dalam melindungi privasi pengguna. Perusahaan juga menyebutkan bahwa pengguna dapat menjalankan Grok Build sepenuhnya dengan sumber terbuka dan lokal menggunakan inferensi sendiri.

Perubahan default retensi data mulai berlaku pada 12 Juli 2026. Sejak tanggal tersebut, semua pengguna Grok Build tidak lagi menyetujui retensi data secara otomatis. xAI juga menghapus semua data coding yang sebelumnya disimpan untuk memastikan preferensi setiap pengguna dihormati. Kebijakan ini muncul setelah analisis tingkat kawat (wire level analysis) terhadap Grok Build CLI versi 0.2.93 yang dilakukan oleh pengembang independen. Analisis tersebut mengungkap data apa saja yang sebenarnya dikirimkan Grok Build CLI ke server xAI, memicu diskusi lebih luas tentang praktik privasi alat bantu coding berbasis AI. CyberInsider melaporkan pada 16 Juli 2026 bahwa xAI mengakui Grok Build menyimpan data coding untuk sebagian pengguna selama beta awal setelah pengungkapan dari peneliti.

Pengakuan ini menjadi dasar bagi perubahan kebijakan yang lebih ketat. xAI juga telah merilis kode sumber Grok Build secara terbuka dan mereset batas penggunaan untuk semua pengguna. Repositori Git CLI dan seluruh basis kode kini tersedia untuk publik, memungkinkan pengembang memverifikasi sendiri praktik privasi yang diterapkan. Elon Musk melalui akun pribadinya di X meretweet pernyataan @XFreeze yang menyoroti bahwa Grok Build kini sepenuhnya sumber terbuka dan pendekatan privasi pertamanya semakin diperkuat. Retweet ini menegaskan dukungan penuh terhadap langkah langkah privasi yang diambil. Basenor.com dalam laporan 13 Juli 2026 mencatat bahwa xAI mengklarifikasi dalam respons terhadap pertanyaan privasi pengguna bahwa Grok Build selalu menghormati ZDR sejak peluncuran. Klarifikasi ini menjadi bagian dari pengumuman open source yang lebih besar.

Langkah xAI ini menempatkan Grok Build dalam posisi berbeda dibandingkan produk coding AI lain seperti GitHub Copilot atau Amazon CodeWhisperer yang masih menyimpan data pengguna untuk pelatihan model. Dengan menghapus semua data yang disimpan dan menjadikan non retensi sebagai default, xAI menawarkan jaminan privasi yang lebih kuat. Bagi pengembang yang peduli privasi, opsi untuk menjalankan Grok Build secara lokal dengan inferensi sendiri memberikan kendali penuh atas data. xAI menyediakan harness sumber terbuka yang memungkinkan pengguna memverifikasi tidak ada data yang dikirim ke server tanpa izin eksplisit. Kebijakan ZDR yang diterapkan sejak awal, meskipun sempat ada pengecualian pada beta awal, kini diperkuat dengan penghapusan data historis. xAI menegaskan bahwa ketika unggahan data dinonaktifkan, pilihan tersebut selalu dihormati.

Perubahan ini menunjukkan bahwa xAI merespons masukan komunitas dengan cepat dan transparan. Dengan membuka kode sumber dan menghapus data yang disimpan, perusahaan berupaya membangun kepercayaan di kalangan pengembang yang semakin sensitif terhadap privasi. Ke depannya, pengguna Grok Build dapat menggunakan alat ini tanpa khawatir data coding mereka disimpan atau digunakan untuk pelatihan model. xAI menyatakan bahwa langkah langkah ini melampaui produk coding utama lainnya dalam melindungi privasi pengguna.

Sumber dan referensi