AI

Perplexity Klaim SPACE Turunkan Latensi Sandbox dari 185 ms ke 60 ms

Perplexity AI mengumumkan sistem SPACE berhasil memangkas latensi pembuatan sandbox dari 185 ms menjadi 60 ms pada traffic produksi yang sama.

Oleh Tim Editorial

Perplexity Klaim SPACE Turunkan Latensi Sandbox dari 185 ms ke 60 ms
cdn.britannica.com

Perplexity AI, perusahaan mesin pencari berbasis kecerdasan buatan, mengumumkan bahwa sistem keamanan sandbox terbarunya yang diberi nama SPACE berhasil memangkas latensi pembuatan sandbox secara signifikan. Dalam unggahan di akun X resmi @perplexity ai pada Jumat, 24 Juli 2026, perusahaan menyatakan bahwa pada traffic produksi yang identik, SPACE mengurangi median latensi pembuatan sandbox dari 185 milidetik (ms) menjadi 60 ms. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 67,6 persen dari performa sebelumnya. Selain median, Perplexity juga melaporkan perbaikan pada persentil ke 90 (P90) latensi. P90 turun dari 447 ms menjadi 89 ms, atau berkurang sekitar 80,1 persen. Perbaikan ini menunjukkan bahwa tidak hanya rata rata pengalaman pengguna yang membaik, tetapi juga lonjakan latensi di kondisi terburuk berhasil ditekan secara drastis.

Perusahaan menyebutkan bahwa minggu lalu sistem ini telah menangani jutaan pembuatan sandbox dan puluhan juta koneksi ulang untuk fitur Computer. Sandbox adalah lingkungan terisolasi yang digunakan untuk menjalankan kode atau aplikasi secara aman tanpa memengaruhi sistem utama. Dalam konteks agen AI, sandbox memungkinkan agen untuk mengeksekusi perintah, mengakses data, atau berinteraksi dengan aplikasi lain dalam batasan yang ketat. Latensi pembuatan sandbox yang rendah sangat penting karena menentukan seberapa cepat agen AI dapat merespons perintah pengguna, terutama dalam skenario real time seperti otomatisasi desktop atau navigasi web. Perplexity memperkenalkan fitur Computer pada awal tahun 2026 sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas kemampuan agen AI.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memberikan instruksi berbasis bahasa alami yang kemudian diterjemahkan menjadi tindakan langsung di dalam sistem operasi, seperti membuka aplikasi, mengisi formulir, atau mengekstrak data dari halaman web. Setiap tindakan tersebut memerlukan pembuatan sandbox baru atau koneksi ulang ke sandbox yang sudah ada, sehingga latensi pembuatan sandbox menjadi faktor kritis dalam pengalaman pengguna. Sebelum penerapan SPACE, Perplexity menggunakan sistem sandbox konvensional yang membutuhkan waktu rata rata 185 ms untuk membuat lingkungan baru. Dengan volume jutaan pembuatan sandbox per minggu, akumulasi latensi ini dapat menyebabkan penundaan yang terasa oleh pengguna, terutama pada tugas yang memerlukan banyak langkah berurutan. SPACE dirancang untuk mengoptimalkan proses alokasi sumber daya dan inisialisasi lingkungan, sehingga sandbox dapat siap digunakan dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Peningkatan performa ini juga berdampak pada efisiensi infrastruktur. Dengan latensi yang lebih rendah, server dapat menangani lebih banyak permintaan dalam waktu yang sama, yang berpotensi menurunkan biaya operasional per transaksi. Meskipun Perplexity tidak merinci arsitektur teknis SPACE secara mendalam dalam pengumuman tersebut, penurunan latensi yang konsisten di berbagai metrik menunjukkan bahwa optimasi dilakukan pada lapisan sistem yang fundamental. Pengumuman ini muncul di tengah persaingan ketat di pasar agen AI. Beberapa perusahaan teknologi besar seperti OpenAI, Google, dan Microsoft juga mengembangkan agen AI dengan kemampuan serupa, termasuk otomatisasi desktop dan browser. Kemampuan untuk menyediakan sandbox yang cepat dan aman menjadi pembeda kompetitif, karena pengguna semakin menuntut respons instan dari agen AI.

Perplexity, yang selama ini dikenal sebagai mesin pencari AI, kini semakin serius membangun ekosistem agen yang dapat bertindak langsung atas nama pengguna. Dari sisi keamanan, sandbox yang cepat tidak boleh mengorbankan isolasi. SPACE harus tetap memastikan bahwa kode yang dijalankan di dalam sandbox tidak dapat mengakses data sensitif di luar lingkungannya. Perplexity belum merinci mekanisme keamanan yang digunakan, tetapi perusahaan menyatakan bahwa sistem ini telah diuji pada traffic produksi nyata, bukan hanya di lingkungan simulasi. Hal ini menunjukkan bahwa SPACE telah melewati tahap validasi internal dan siap digunakan secara luas. Perplexity juga menyediakan tautan ke halaman blog resmi di perplexity.ai/hub/blog/secure sandboxes for agents untuk informasi lebih lanjut.

Halaman tersebut kemungkinan berisi detail teknis tambahan, arsitektur sistem, serta panduan implementasi bagi pengembang yang ingin mengintegrasikan SPACE ke dalam aplikasi mereka. Namun, hingga berita ini ditulis, isi lengkap halaman blog tersebut belum dapat diakses untuk verifikasi independen. Ke depannya, Perplexity diperkirakan akan terus mengembangkan SPACE untuk mendukung beban kerja yang lebih berat dan skenario penggunaan yang lebih kompleks. Dengan fondasi latensi yang sudah jauh lebih rendah, perusahaan dapat fokus pada peningkatan fungsionalitas agen AI tanpa harus khawatir tentang bottleneck infrastruktur. Bagi pengguna, ini berarti agen AI Perplexity dapat merespons perintah lebih cepat dan menjalankan tugas multi langkah dengan lebih lancar. Pengumuman ini juga menjadi sinyal bagi industri bahwa optimasi infrastruktur tingkat rendah masih memiliki ruang perbaikan yang besar, bahkan untuk perusahaan yang sudah mapan.

Pendekatan SPACE yang berhasil memangkas latensi hingga dua pertiga menunjukkan bahwa inovasi di lapisan sistem operasi dan virtualisasi masih dapat memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan. Perplexity, dengan sumber daya yang lebih terbatas dibandingkan raksasa teknologi, membuktikan bahwa fokus pada efisiensi teknis dapat menghasilkan terobosan yang berarti.

Sumber dan referensi