AI

OpenAI President Brockman Konfirmasi Perusahaan Bangun 'Keluarga Perangkat' untuk Chatbot AI

OpenAI tengah mengembangkan 'keluarga perangkat' untuk berinteraksi dengan model AI-nya, menurut pernyataan presiden perusahaan Greg Brockman dalam sebuah wawancara.

Oleh Tim Editorial

OpenAI President Brockman Konfirmasi Perusahaan Bangun 'Keluarga Perangkat' untuk Chatbot AI
platform.theverge.com

Dalam wawancara yang diunggah pada 29 Juli 2026, Brockman mengonfirmasi bahwa OpenAI sedang mengerjakan sejumlah perangkat keras yang dirancang khusus untuk berinteraksi dengan model AI milik perusahaan. Namun, ia tidak memberikan rincian spesifik mengenai bentuk perangkat tersebut, termasuk apakah perangkat itu berupa speaker pintar yang sebelumnya dirumorkan akan diluncurkan pada 2027 atau perangkat wearable seperti Humane AI pin. Brockman juga tidak menyebutkan tanggal peluncuran pasti, hanya mengatakan bahwa perangkat perangkat itu "dapat diharapkan segera" (you can expect them soon). Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya persaingan di pasar perangkat keras AI, di mana perusahaan seperti Google, Amazon, dan Apple juga berlomba menghadirkan antarmuka suara yang lebih cerdas.

Ketika ditanya mengenai dampak potensial dari gugatan Apple terhadap OpenAI terhadap perangkat yang sedang dikerjakan bersama mantan desainer Apple Jony Ive, Brockman hanya mengatakan, "Kami fokus pada..." sebelum kalimatnya terpotong dalam cuplikan wawancara yang dirilis. The Verge melaporkan bahwa Brockman tidak memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai kerja sama dengan Ive atau status gugatan tersebut. Wawancara ini juga membahas aplikasi desktop ChatGPT yang baru dirilis. Brockman mengakui bahwa aplikasi tersebut "agak berantakan" (kind of a mess) dan mengisyaratkan bahwa OpenAI sedang mengerjakan desain antarmuka tanpa tab (tab free design) untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pengakuan ini menunjukkan bahwa OpenAI menyadari adanya kekurangan pada produk perangkat lunaknya saat ini, seiring dengan upaya perusahaan untuk memperluas ekosistem perangkat keras.

Brockman menyatakan keyakinannya bahwa di masa depan, manusia akan lebih banyak berbicara dengan komputer untuk sebagian besar tugas. Visi ini mendorong OpenAI untuk mengembangkan perangkat yang mengutamakan interaksi suara sebagai antarmuka utama, menggantikan pengetikan tradisional. Langkah ini sejalan dengan tren industri yang melihat peningkatan adopsi asisten suara di berbagai sektor, dari rumah pintar hingga aplikasi bisnis. Meskipun Brockman tidak mengonfirmasi rumor spesifik, laporan sebelumnya dari berbagai media menyebutkan bahwa OpenAI telah menjajaki berbagai bentuk perangkat keras, termasuk speaker pintar dan perangkat wearable. Rumor tentang speaker pintar OpenAI pertama kali muncul pada awal 2026, dengan klaim bahwa perangkat tersebut akan memiliki integrasi mendalam dengan model GPT 5 dan kemampuan untuk melakukan tugas tugas kompleks seperti pemesanan tiket atau pengelolaan jadwal secara otomatis.

Kerja sama dengan Jony Ive, yang diumumkan pada 2025, menambah bobot pada ambisi perangkat keras OpenAI. Ive, yang dikenal sebagai desainer di balik iPhone, iMac, dan produk ikonik Apple lainnya, dipercaya akan membantu merancang antarmuka fisik dan pengalaman pengguna untuk perangkat AI generasi baru. Namun, gugatan Apple terhadap OpenAI yang diajukan pada pertengahan 2026 menimbulkan ketidakpastian mengenai kelanjutan proyek ini, meskipun Brockman tidak memberikan komentar langsung. Dari sisi industri, langkah OpenAI memasuki pasar perangkat keras menandai pergeseran strategis dari model bisnis yang semata mata berbasis perangkat lunak dan API. Dengan memiliki perangkat sendiri, OpenAI dapat mengontrol seluruh rantai pengalaman pengguna, dari model AI hingga interaksi fisik, mirip dengan pendekatan yang dilakukan Apple dengan ekosistem perangkat keras dan perangkat lunaknya.

Hal ini juga memungkinkan OpenAI untuk mengumpulkan data interaksi yang lebih kaya untuk melatih model modelnya di masa depan. Namun, tantangan yang dihadapi OpenAI tidak kecil. Pasar perangkat keras AI sudah dipenuhi oleh pemain mapan seperti Amazon dengan Alexa, Google dengan Assistant, dan Apple dengan Siri. Selain itu, kegagalan produk seperti Humane AI pin dan Rabbit R1 menunjukkan bahwa konsumen belum sepenuhnya menerima perangkat AI khusus. OpenAI harus mampu membedakan perangkatnya dari yang sudah ada, baik dari segi fungsionalitas, desain, maupun harga. Brockman tidak memberikan indikasi apakah perangkat perangkat ini akan dijual langsung ke konsumen atau didistribusikan melalui mitra. Ia juga tidak menyebutkan apakah perangkat tersebut akan membutuhkan langganan ChatGPT Plus atau model bisnis lainnya.

Yang jelas, pernyataan ini menegaskan bahwa OpenAI tidak hanya ingin menjadi penyedia model AI, tetapi juga pemain utama dalam ekosistem perangkat keras yang mendukungnya. Hingga berita ini diturunkan, OpenAI belum merilis pernyataan resmi tambahan mengenai jadwal peluncuran atau spesifikasi teknis perangkat tersebut. Brockman hanya berjanji bahwa "keluarga perangkat" ini akan hadir "segera", meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab bagi pengamat industri dan konsumen yang menantikan inovasi berikutnya dari perusahaan yang dipimpin Sam Altman ini.

Sumber dan referensi