Technology
Nvidia Teken Kesepakatan US style="background-color: #ffffff;",5 Miliar dengan Amkor untuk Chip Packaging
Nvidia menandatangani perjanjian US style="background-color: #ffffff;",5 miliar dengan Amkor Technology untuk memperkuat fasilitas chip packaging di AS.
Oleh Tim Editorial

Nvidia Corp. menandatangani perjanjian senilai US style="background-color: #ffffff;",5 miliar dengan Amkor Technology Inc. untuk mendukung pengembangan fasilitas chip packaging, sebagai bagian dari upaya memperluas operasi semikonduktor di Amerika Serikat. Kesepakatan ini diumumkan pada 23 Juli 2026, menurut laporan Bloomberg Technology yang mengutip pernyataan resmi kedua perusahaan. Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas chip packaging Amkor, yang merupakan langkah penting dalam rantai pasokan semikonduktor. Chip packaging adalah proses akhir dalam pembuatan chip di mana wafer silikon dipotong, ditempatkan dalam kemasan, dan dihubungkan ke pin atau konektor untuk digunakan dalam perangkat elektronik. Proses ini krusial untuk memastikan chip berfungsi dengan baik dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem yang lebih besar.
Nvidia, yang dikenal sebagai pemimpin dalam desain unit pemrosesan grafis (GPU) untuk kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi, membutuhkan kapasitas chip packaging yang andal untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Amkor, sebagai salah satu perusahaan outsourcing semikonduktor assembly dan test (OSAT) terbesar di dunia, akan menggunakan dana ini untuk memperluas fasilitasnya, terutama di Asia, menurut laporan The Business Times yang mengutip pernyataan perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana perusahaan semikonduktor AS berinvestasi dalam rantai pasokan domestik untuk mengurangi ketergantungan pada Asia, terutama Taiwan dan China. Pemerintah AS telah mendorong produksi chip dalam negeri melalui undang undang seperti CHIPS and Science Act, yang menyediakan subsidi untuk pembangunan pabrik semikonduktor.
Meskipun Nvidia tidak secara langsung menerima dana dari undang undang tersebut, investasi ini sejalan dengan tujuan strategis untuk memperkuat infrastruktur semikonduktor AS. Kesepakatan ini juga mencerminkan meningkatnya permintaan untuk chip AI, yang membutuhkan teknologi packaging canggih seperti 2.5D dan 3D untuk menggabungkan beberapa chip dalam satu kemasan. Teknologi ini memungkinkan transfer data yang lebih cepat dan efisien, yang penting untuk aplikasi AI seperti pelatihan model bahasa besar dan inferensi real time. Nvidia telah menjadi pemasok utama GPU untuk pusat data AI, dengan produk seperti seri H100 dan B100 yang menggunakan packaging canggih. Amkor, yang berbasis di Tempe, Arizona, memiliki fasilitas di beberapa negara termasuk Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang. Dengan investasi ini, perusahaan berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya di Asia, yang merupakan pusat manufaktur semikonduktor global.
The Business Times melaporkan bahwa langkah ini akan menciptakan rantai pasokan yang beragam dan tangguh secara geografis, mengurangi risiko gangguan dari satu wilayah. Dampak dari kesepakatan ini terhadap pasar semikonduktor diperkirakan signifikan. Dengan meningkatnya kapasitas packaging, Nvidia dapat mempercepat pengiriman chip AI ke pelanggan seperti perusahaan cloud computing dan pengembang AI. Ini juga dapat membantu mengurangi backlog yang telah melanda industri semikonduktor sejak pandemi COVID 19, di mana permintaan melonjak sementara pasokan terbatas. Namun, tantangan tetap ada. Industri chip packaging menghadapi kekurangan tenaga kerja terampil dan peralatan khusus, yang dapat memperlambat ekspansi. Selain itu, biaya pembangunan fasilitas baru di AS lebih tinggi dibandingkan di Asia, yang dapat mempengaruhi profitabilitas.
Meskipun demikian, Nvidia dan Amkor tampaknya berkomitmen untuk investasi jangka panjang ini, seperti yang ditunjukkan oleh besarnya nilai perjanjian. Kesepakatan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perusahaan desain chip dan perusahaan OSAT. Nvidia, yang tidak memiliki pabrik sendiri (fabless), bergantung pada mitra seperti Amkor untuk memproduksi dan mengemas chipnya. Dengan mengamankan kapasitas packaging, Nvidia dapat memastikan pasokan yang stabil untuk produk produknya, yang penting untuk mempertahankan posisinya di pasar AI yang kompetitif. Ke depannya, investasi ini dapat mendorong perusahaan semikonduktor lain untuk mengikuti jejak Nvidia dalam memperkuat rantai pasokan domestik. Pemerintah AS juga mungkin akan terus mendorong investasi serupa melalui insentif fiskal. Namun, keberhasilan langkah ini akan bergantung pada kemampuan Amkor untuk menyelesaikan ekspansi tepat waktu dan memenuhi standar kualitas yang dituntut oleh Nvidia.
Secara keseluruhan, perjanjian US style="background-color: #ffffff;",5 miliar antara Nvidia dan Amkor menandai langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur chip packaging di AS dan Asia. Ini tidak hanya menguntungkan kedua perusahaan tetapi juga berkontribusi pada ketahanan rantai pasokan semikonduktor global, yang menjadi perhatian utama bagi industri teknologi dan pemerintah di seluruh dunia.