Technology

NVIDIA dan Polars Gelar Live Coding Jalankan Polars di GPU dengan cuDF

NVIDIA dan Polars menggelar sesi live coding pada 31 Juli untuk menunjukkan akselerasi workflow Polars dengan GPU engine cuDF-Polars menggunakan data pasar saham AS.

Oleh Tim Editorial

NVIDIA dan Polars Gelar Live Coding Jalankan Polars di GPU dengan cuDF
cdn.mos.cms.futurecdn.net

NVIDIA dan Polars menggelar sesi live coding pada 31 Juli untuk menunjukkan cara mempercepat workflow Polars yang sudah ada dengan GPU engine cuDF Polars. Sesi yang diumumkan melalui akun resmi X NVIDIA AI ini menghadirkan Brian Tepera dan William Hill dari NVIDIA bersama Robin van den Brink dari Polars untuk mendemonstrasikan alur kerja menggunakan data pasar saham AS yang nyata. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di platform X dengan tajuk Code with Me: Run Your Polars Code on the GPU. Unggahan itu mengarahkan audiens ke siaran langsung yang membahas integrasi antara Polars, library analisis data berbasis Python yang populer, dengan cuDF Polars, engine GPU yang dikembangkan NVIDIA untuk mempercepat eksekusi query.

Dalam sesi yang berlangsung pada 31 Juli tersebut, para peserta diajarkan cara mengaktifkan eksekusi GPU dengan perintah .collect(engine="gpu"). Ini merupakan langkah kunci yang memungkinkan pengguna Polars memanfaatkan kekuatan pemrosesan paralel GPU tanpa harus menulis ulang seluruh kode mereka. Materi sesi juga mencakup identifikasi workload yang berpotensi mendapat manfaat dari akselerasi GPU, khususnya operasi group by, join, sort, dan window. Keempat jenis operasi ini dikenal sebagai komponen intensif komputasi dalam analisis data, dan percepatan pada bagian ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap waktu pemrosesan keseluruhan. Para peserta juga mendapatkan evaluasi perbandingan antara eksekusi CPU dan GPU. Perbandingan ini penting untuk memahami kapan penggunaan GPU memberikan keuntungan nyata dan kapan eksekusi CPU tetap menjadi pilihan yang lebih efisien, tergantung pada karakteristik data dan kompleksitas query.

Kolaborasi antara NVIDIA dan Polars ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam ekosistem komputasi data, di mana perusahaan perusahaan teknologi semakin berupaya menjembatani kesenjangan antara kemudahan penggunaan library analisis data berbasis Python dengan kebutuhan akan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi. Polars sendiri telah dikenal sebagai alternatif yang lebih cepat dibandingkan pandas untuk banyak operasi data frame, terutama karena arsitekturnya yang dirancang untuk memanfaatkan multi threading secara efisien. Dengan hadirnya cuDF Polars, NVIDIA membawa kemampuan tersebut ke level berikutnya dengan memanfaatkan ribuan core yang tersedia pada GPU. Pendekatan yang ditawarkan NVIDIA ini berbeda dengan upaya upaya sebelumnya yang mengharuskan pengguna untuk mempelajari API baru atau menulis ulang kode mereka secara signifikan.

Dengan hanya mengubah satu parameter dalam pemanggilan .collect(), pengguna Polars yang sudah ada dapat mencoba eksekusi GPU tanpa mengubah struktur kode mereka. Sesi live coding semacam ini juga menjadi bagian dari strategi NVIDIA untuk memperluas adopsi platform komputasi mereka di luar domain tradisional seperti pelatihan model kecerdasan buatan. Dengan menargetkan pengguna library analisis data mainstream, NVIDIA berupaya menunjukkan bahwa akselerasi GPU tidak hanya relevan untuk workload AI yang berat, tetapi juga untuk analisis data sehari hari. Penggunaan data pasar saham AS sebagai contoh dalam sesi ini memberikan konteks yang relevan bagi para profesional di industri keuangan dan fintech. Data pasar saham umumnya memiliki volume besar dengan kebutuhan analisis real time, menjadikannya kandidat ideal untuk menunjukkan manfaat akselerasi GPU dalam skenario dunia nyata.

Bagi industri keuangan dan perusahaan yang bergantung pada analisis data berkecepatan tinggi, kemampuan untuk mempercepat operasi group by, join, sort, dan window pada data berskala besar dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan wawasan dari data. Hal ini berpotensi mempengaruhi pengambilan keputusan yang sensitif terhadap waktu, seperti analisis risiko atau identifikasi peluang trading. Dari perspektif ekosistem, kolaborasi ini juga menunjukkan semakin eratnya integrasi antara NVIDIA sebagai penyedia infrastruktur komputasi dengan proyek proyek open source yang banyak digunakan oleh komunitas data scientist. Polars, yang dikembangkan dengan lisensi open source, menjadi salah satu contoh bagaimana proyek komunitas dapat diintegrasikan dengan ekosistem komersial yang lebih besar. Langkah NVIDIA untuk berinvestasi dalam pengembangan cuDF Polars menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar komputasi data.

Hal ini sejalan dengan upaya NVIDIA untuk memperluas pasar di luar kecerdasan buatan, mencakup komputasi berkinerja tinggi dan analitik data secara umum. Bagi para pengembang yang ingin mencoba teknologi ini, sesi live coding tersebut memberikan panduan praktis langsung dari para insinyur yang terlibat dalam pengembangan kedua proyek. Kehadiran Robin van den Brink dari Polars dalam sesi ini juga menandakan dukungan resmi dari tim pengembang Polars terhadap integrasi dengan cuDF. Ke depannya, keberhasilan integrasi semacam ini dapat membuka jalan bagi adopsi GPU yang lebih luas dalam tooling analisis data mainstream. Jika pengguna Polars merasakan manfaat signifikan dari eksekusi GPU, hal ini dapat mendorong library library lain untuk mengikuti jejak serupa, mempercepat transisi industri menuju komputasi heterogen yang memanfaatkan CPU dan GPU secara bersamaan.

Sesi live coding ini merupakan bagian dari rangkaian program Code with Me yang digagas NVIDIA untuk mendekatkan teknologi mereka dengan para pengembang. Melalui format demonstrasi langsung, NVIDIA berupaya mengurangi hambatan adopsi dengan memberikan contoh konkret yang dapat langsung dipraktikkan oleh peserta.

Sumber dan referensi