AI
Moonshot AI Cari Chip Nvidia Lebih Canggih untuk Kimi K4 di Tengah Embargo AS
Moonshot AI dilaporkan mencari chip Nvidia lebih canggih untuk model Kimi K4, setelah sebelumnya dituduh mengakses GB300 via Thailand.
Oleh Tim Editorial
%2Fcdn.vox-cdn.com%2Fuploads%2Fchorus_image%2Fimage%2F61140583%2Fnvidia-tegra3-chip.1419962847.0.jpg&w=1200&h=675)
Laporan dari akun X @Polymarket pada Selasa, 28 Juli 2026, menyebutkan bahwa Moonshot AI sedang berupaya mendapatkan akses ke chip Nvidia yang lebih maju untuk melatih model Kimi K4. Langkah ini muncul hanya beberapa hari setelah seorang pejabat Gedung Putih menuduh startup tersebut telah mengakses chip Nvidia GB300 secara ilegal melalui server di Thailand untuk melatih model sebelumnya, Kimi K3. Menurut laporan CNBC pada 23 Juli 2026, seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa Moonshot AI, yang baru saja merilis model Kimi K3 yang kuat pada pekan lalu, telah mengakses chip Nvidia GB300 di Thailand. Tuduhan ini menandai eskalasi baru dalam upaya Washington untuk menegakkan aturan ekspor teknologi canggih ke China, yang telah diberlakukan sejak Oktober 2022 dan diperketat secara bertahap.
Moonshot AI, yang berbasis di Beijing, dikenal sebagai salah satu pengembang model bahasa besar (LLM) terdepan di China. Model Kimi K3 yang dirilis pekan lalu disebut memiliki kemampuan setara dengan model terdepan dari OpenAI dan Anthropic. Kini, dengan rencana pengembangan Kimi K4, perusahaan tersebut tampaknya tidak gentar menghadapi tekanan regulasi AS. Laporan dari CapWolf dan CryptoBriefing, meskipun dengan tingkat kepercayaan lebih rendah, turut menggemakan tuduhan bahwa Moonshot AI telah memanfaatkan celah dalam rantai pasokan global untuk memperoleh chip Nvidia. Kedua laporan tersebut menyebutkan bahwa akses ke GB300 dilakukan melalui pihak ketiga di Thailand, sebuah negara yang tidak tunduk pada pembatasan ekspor langsung dari AS. Pembatasan ekspor chip canggih AS bertujuan untuk memperlambat kemajuan militer dan teknologi China, khususnya di bidang kecerdasan buatan.
Chip Nvidia GB300 termasuk dalam kategori yang dilarang diekspor ke China tanpa izin khusus. Namun, praktik pengalihan melalui negara ketiga telah menjadi perhatian utama bagi regulator AS. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Moonshot AI atau Nvidia mengenai tuduhan tersebut. Pemerintah China juga belum memberikan tanggapan. Sementara itu, saham Nvidia (NVDA) tercatat di level style="background-color: #ffffff;"94,46 pada penutupan perdagangan terakhir, turun 1,04%, meskipun belum jelas apakah penurunan ini terkait langsung dengan laporan tersebut. Langkah Moonshot AI untuk mencari chip yang lebih canggih bagi Kimi K4 menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tetap optimis dapat melanjutkan pengembangan model AI meskipun ada hambatan regulasi. Jika berhasil, hal ini dapat memperlebar kesenjangan antara kemampuan AI China dan AS, serta memicu respons lebih keras dari Washington.
Para analis memperkirakan bahwa kasus Moonshot AI dapat menjadi preseden bagi perusahaan AI China lainnya untuk mencari jalur alternatif memperoleh chip canggih. Thailand, Singapura, dan Malaysia telah menjadi titik transit yang mencurigakan dalam rantai pasokan chip global. Pemerintah AS kemungkinan akan memperketat pengawasan terhadap negara negara tersebut. Di sisi lain, keberhasilan Moonshot AI dalam mengakses chip GB300 untuk Kimi K3 menunjukkan bahwa celah dalam sistem embargo masih ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas kebijakan ekspor AS dalam jangka panjang. Jika perusahaan China terus dapat mengakses teknologi tercanggih, maka tujuan strategis AS untuk memperlambat kemajuan AI China mungkin tidak tercapai. Perkembangan ini juga berdampak pada industri semikonduktor global.
Nvidia, yang menjadi pemasok utama chip AI, berada dalam posisi sulit antara mematuhi regulasi AS dan mempertahankan pangsa pasar global. Perusahaan tersebut telah merancang chip khusus untuk China yang memenuhi batasan ekspor, seperti seri H100 dan H800, tetapi permintaan untuk chip yang lebih canggih tetap tinggi. Belum ada konfirmasi resmi mengenai spesifikasi chip yang dicari Moonshot AI untuk Kimi K4. Namun, jika perusahaan tersebut menargetkan chip setara B200 atau arsitektur Blackwell yang lebih baru, hal itu akan menandai eskalasi signifikan dalam upaya menghindari embargo. Saat ini, Nvidia belum merilis chip dengan performa setara B200 untuk pasar China. Kasus Moonshot AI menyoroti tantangan besar dalam penegakan kontrol ekspor teknologi di era globalisasi.
Meskipun AS memiliki aturan yang ketat, rantai pasokan yang kompleks dan permintaan pasar yang tinggi menciptakan insentif kuat bagi perusahaan untuk mencari celah. Ke depannya, efektivitas kebijakan ini akan sangat bergantung pada kerja sama internasional dan kemampuan AS untuk menutup celah yang ada.