AI
Jepang Luncurkan Infrastruktur AI Nasional dengan 27.500 Chip Nvidia
Pemerintah Jepang bersama Nvidia dan Noetra Corp membangun pabrik AI nasional pertama di dunia dengan 27.500 GPU Rubin.
Oleh Tim Editorial

Jepang resmi meluncurkan proyek infrastruktur AI nasional yang disebut sebagai yang pertama di dunia, bekerja sama dengan Nvidia dan perusahaan teknologi lokal Noetra Corp. Proyek ini mencakup pembangunan pabrik AI Nvidia Vera Rubin yang akan menggunakan 13.750 CPU Vera dan 27.500 GPU Rubin. Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Nvidia dalam siaran pers resmi pada 16 Juli 2026, bertepatan dengan kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang ke Jepang. Huang juga mengumumkan kemitraan AI di berbagai sektor termasuk robotika, kesehatan, keuangan, komputasi kuantum, otomotif, dan game. Poin yang perlu digarisbawahi adalah bahwa proyek ini bukan sekadar pembelian chip biasa, melainkan pembangunan pabrik AI nasional yang didedikasikan untuk "physical AI", istilah yang merujuk pada AI yang mampu berinteraksi dengan dunia fisik, seperti robot dan kendaraan otonom.
Dari sisi pasar saham, harga saham Nvidia (NVDA) tercatat di angka $207,52 pada penutupan perdagangan, turun 2,34%. Meski demikian, pengumuman kemitraan strategis dengan pemerintah Jepang ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Nvidia di pasar Asia. Implikasi second order dari proyek ini adalah potensi pergeseran peta persaingan AI global. Jepang, yang selama ini relatif tertinggal dibanding AS dan China dalam adopsi AI skala besar, kini mengambil langkah agresif dengan membangun infrastruktur AI nasional yang terintegrasi. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai nilai investasi proyek ini atau jadwal operasional pabrik AI tersebut. Namun, keterlibatan langsung pemerintah Jepang dan Nvidia menandakan komitmen serius Tokyo untuk menjadi pemain utama dalam industri AI global.