AI
DeepSeek Rilis V3.2 dan V3.2-Speciale dengan Dukungan Thinking di Tool-Use
DeepSeek meluncurkan model V3.2 dan V3.2-Speciale via API dengan endpoint sementara, harga sama dengan V3.2, tanpa tool calls, tersedia hingga 15 Desember 2025.
Oleh Tim Editorial

DeepSeek mengumumkan pembaruan API yang menghadirkan dua varian model baru, yaitu DeepSeek V3.2 dan DeepSeek V3.2 Speciale. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi X (@deepseek ai) pada Jumat, 31 Juli 2026, dan menandai langkah lanjutan perusahaan dalam pengembangan model berbasis reasoning untuk kebutuhan agen AI. Menurut unggahan X (@deepseek ai), DeepSeek V3.2 menggunakan pola penggunaan yang sama dengan versi eksperimental V3.2 Exp. Sementara itu, DeepSeek V3.2 Speciale dilayani melalui endpoint sementara dengan base url "https://api.deepseek.com/v3.2 speciale expires on 20251215". Model khusus ini memiliki harga yang sama dengan V3.2, tidak mendukung tool calls, dan hanya tersedia hingga 15 Desember 2025 pukul 15:59 UTC. Dokumentasi resmi DeepSeek di api docs.deepseek.com menyebut kedua model ini sebagai "Reasoning first models built for agents" atau model yang mengutamakan penalaran dan dirancang untuk agen.
Peluncuran ini menegaskan arah DeepSeek yang semakin fokus pada pengembangan model yang mampu melakukan penalaran kompleks dan berinteraksi dengan alat eksternal secara lebih efektif. Salah satu fitur utama yang disorot dalam pengumuman ini adalah dukungan Thinking in Tool Use pada V3.2. Fitur ini memungkinkan model untuk melakukan penalaran sebelum atau selama proses pemanggilan alat, sebuah kemampuan yang penting untuk skenario penggunaan agen yang membutuhkan perencanaan multi langkah. Detail teknis mengenai fitur ini tersedia di halaman panduan resmi DeepSeek melalui tautan yang dibagikan dalam unggahan tersebut. Kehadiran V3.2 Speciale dengan endpoint sementara menunjukkan strategi DeepSeek dalam memberikan akses terbatas ke model tertentu untuk periode tertentu.
Dengan harga yang sama dengan V3.2 namun tanpa dukungan tool calls, varian ini tampaknya ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan penalaran murni tanpa integrasi alat eksternal. Batas waktu penggunaan hingga 15 Desember 2025 memberikan sinyal bahwa model ini mungkin merupakan edisi khusus atau percobaan sebelum penyempurnaan lebih lanjut. Dari sisi teknis, pola penggunaan V3.2 yang sama dengan V3.2 Exp memudahkan pengembang yang sudah terbiasa dengan versi eksperimental untuk melakukan migrasi tanpa perubahan signifikan pada kode mereka. Hal ini mengurangi hambatan adopsi dan mempercepat integrasi model baru ke dalam aplikasi yang sudah berjalan. Panduan teknis dari pihak ketiga seperti apidog.com juga telah membahas cara penggunaan kedua model ini, termasuk konfigurasi API, autentikasi, rincian harga, mode penalaran lanjutan, dan integrasi tool use.
Ini menunjukkan bahwa ekosistem pengembang telah merespons peluncuran ini dengan menyediakan sumber daya pembelajaran yang mempercepat adopsi. Peluncuran V3.2 dan V3.2 Speciale terjadi di tengah persaingan ketat di pasar model AI besar, di mana kemampuan reasoning dan integrasi alat menjadi pembeda utama. Model yang mampu merencanakan, memanggil alat, dan mengeksekusi tugas secara mandiri semakin dicari oleh perusahaan yang membangun solusi agen AI untuk otomatisasi proses bisnis. Bagi pengembang dan perusahaan yang menggunakan API DeepSeek, pembaruan ini memberikan opsi tambahan untuk menyeimbangkan biaya dan kemampuan. V3.2 dengan dukungan Thinking in Tool Use menawarkan fungsionalitas yang lebih kaya untuk aplikasi agen, sementara V3.2 Speciale memberikan alternatif dengan harga yang sama namun tanpa fitur tool calls, cocok untuk kasus penggunaan yang berfokus pada penalaran murni.
Ketersediaan V3.2 Speciale yang terbatas hingga 15 Desember 2025 juga menciptakan urgensi bagi pengembang yang ingin mengevaluasi model ini sebelum endpoint nya ditutup. Setelah tanggal tersebut, pengguna yang membutuhkan kemampuan serupa harus beralih ke V3.2 atau menunggu varian berikutnya yang mungkin dirilis DeepSeek. Dokumentasi resmi DeepSeek menggambarkan V3.2 sebagai bagian dari evolusi model yang dirancang untuk agen, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan AI yang lebih otonom dan mampu bernalar. Dengan dukungan Thinking in Tool Use, DeepSeek berupaya menjawab kebutuhan pasar akan model yang tidak hanya menghasilkan teks, tetapi juga dapat merencanakan dan mengeksekusi tindakan melalui alat eksternal secara cerdas. Pembaruan API ini juga mencerminkan tren industri yang lebih luas, di mana batas antara model bahasa dan agen eksekutor semakin kabur.
Perusahaan AI besar berlomba menghadirkan model yang dapat digunakan sebagai otak dari sistem otonom, baik untuk customer service, analisis data, maupun otomatisasi alur kerja yang kompleks. Dengan harga yang sama antara V3.2 dan V3.2 Speciale, DeepSeek tampaknya tidak membedakan harga berdasarkan kemampuan tool calls, melainkan membedakan ketersediaan dan masa berlaku. Strategi ini memungkinkan pengguna menguji model dengan biaya yang sama sambil memberikan DeepSeek data penggunaan yang berharga untuk pengembangan selanjutnya. Ke depannya, pengembang yang tertarik menggunakan V3.2 Speciale perlu memperhatikan batas waktu 15 Desember 2025 dan merencanakan migrasi ke V3.2 setelah endpoint sementara ditutup. Sementara itu, V3.2 dengan dukungan Thinking in Tool Use menjadi opsi jangka panjang yang lebih stabil untuk aplikasi produksi.
Peluncuran ini menambah daftar panjang inovasi DeepSeek di bidang model AI terbuka dan API, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem AI global. Dengan fokus pada reasoning dan kemampuan agen, DeepSeek menargetkan segmen pasar yang membutuhkan model cerdas untuk tugas tugas yang memerlukan perencanaan dan eksekusi bertingkat.