Insight
Apple Kembali Kalahkan Nvidia sebagai Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
Apple menggeser Nvidia dari posisi perusahaan paling bernilai di dunia, menandai pergeseran sentimen pasar di tengah persaingan ketat sektor AI.
Oleh Tim Editorial

Apple resmi mengalahkan Nvidia sebagai perusahaan paling bernilai di dunia, menurut data pasar terkini. Pencapaian ini menandai pergeseran sentimen investor dari saham semikonduktor yang sempat melesat ke produsen perangkat keras yang lebih stabil. Persaingan antara Apple dan Nvidia telah menjadi sorotan Wall Street dalam beberapa bulan terakhir. Nvidia sempat memimpin berkat lonjakan permintaan chip AI, namun valuasi Apple kini kembali unggul meski harga saham kedua perusahaan sama sama turun tipis pada perdagangan terakhir. Dari sisi fundamental, Apple menghadapi tekanan regulasi di berbagai yurisdiksi. San Francisco baru saja mengirimkan surat hukum kepada Apple dan Google, menuntut penghapusan 13 aplikasi AI yang digunakan untuk membuat gambar telanjang palsu (deepfake). Google mengaku telah menghapus lima aplikasi tersebut.
Selain itu, Apple juga mengeluarkan peringatan keamanan terkait penipuan FaceTime yang digunakan untuk mencuri kata sandi rekening bank. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya serangan siber yang menargetkan pengguna perangkat Apple. Di sisi lain, Nvidia tetap menjadi pemain dominan di pasar chip AI. Namun, valuasi yang sangat tinggi membuat investor mulai mencari diversifikasi ke saham teknologi lain yang dianggap lebih murah secara relatif. Pergeseran posisi ini tidak serta merta mencerminkan perubahan fundamental bisnis kedua perusahaan, melainkan lebih pada dinamika pasar dan sentimen investor terhadap sektor AI yang mulai matang.