Digital Business
Amazon Zoox Recall 105 Robotaxi Usai Tabrak Lokasi Kebakaran
Amazon's Zoox menarik 105 kendaraan otonom di AS setelah robotaxi tanpa penumpang memasuki lokasi kebakaran aktif dan menghalangi petugas pemadam.
Oleh Tim Editorial

Perusahaan kendaraan otonom milik Amazon, Zoox, mengeluarkan recall perangkat lunak untuk seluruh armada robotaxi di Amerika Serikat yang berjumlah 105 unit. Langkah ini diambil setelah insiden pada bulan lalu di mana sebuah robotaxi Zoox tanpa penumpang melaju ke area kebakaran aktif yang dipenuhi asap tebal. Menurut laporan CNBC yang mengutip pernyataan perusahaan, kendaraan tersebut memasuki lokasi darurat yang sedang ditangani petugas pemadam kebakaran. Kehadiran robotaxi itu justru menghalangi akses dan pergerakan petugas di lokasi kejadian. Zoox menyebut insiden ini sebagai pelanggaran serius terhadap protokol keselamatan operasional. Perusahaan langsung merespons dengan melakukan recall perangkat lunak untuk memperbaiki sistem navigasi dan pengambilan keputusan kendaraan dalam situasi darurat. Recall ini mencakup seluruh armada Zoox yang beroperasi di Amerika Serikat.
Meskipun jumlahnya relatif kecil, yaitu 105 unit, langkah ini menunjukkan keseriusan regulator dan perusahaan dalam menangani celah keamanan pada teknologi otonom. Dari sisi pasar saham, harga saham Amazon (AMZN) tercatat di level US$248,01 pada penutupan perdagangan, turun 0,75 persen. Namun, pergerakan ini belum bisa dikaitkan langsung dengan insiden Zoox mengingat faktor pasar yang lebih luas. Insiden ini menjadi pengingat bahwa teknologi kendaraan otonom masih menghadapi tantangan dalam menangani situasi darurat yang tidak terduga. Kemampuan robotaxi untuk membedakan antara lokasi kebakaran aktif dan jalan biasa masih perlu ditingkatkan. Hingga berita ini diturunkan, Zoox belum merilis jadwal pasti penyelesaian recall atau detail teknis pembaruan perangkat lunak yang akan diterapkan pada seluruh armadanya.